Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan pemberian kompensasi terhadap kinerja karyawan di PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk, Unit Maros. Motivasi kerja merupakan dorongan internal yang memengaruhi semangat dan produktivitas karyawan, sementara pemberian kompensasi berupa imbalan finansial dan non-finansial menjadi faktor eksternal yang signifikan dalam memengaruhi kepuasan kerja. Kinerja karyawan diukur melalui efektivitas, efisiensi, kualitas, dan produktivitas dalam menjalankan tugasnya. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada karyawan perusahaan. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda untuk mengidentifikasi pengaruh masing-masing variabel terhadap kinerja karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi motivasi kerja karyawan, semakin baik pula kinerja yang dihasilkan. Selain itu, pemberian kompensasi juga ditemukan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Pemberian kompensasi yang adil, kompetitif, dan sesuai dengan kebutuhan karyawan mampu meningkatkan loyalitas serta produktivitas mereka dalam bekerja. Kombinasi antara motivasi kerja yang optimal dan pemberian kompensasi yang memadai secara simultan memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kinerja karyawan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk, Unit Maros, untuk memperhatikan aspek motivasi dan kompensasi sebagai strategi peningkatan kinerja karyawan. Dengan memahami kebutuhan serta memberikan penghargaan yang layak, perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja yang mendukung keberhasilan organisasi secara keseluruhan. Penelitian ini juga membuka peluang bagi studi lanjutan untuk mengeksplorasi variabel lain yang mungkin memengaruhi kinerja karyawan, seperti budaya organisasi dan gaya kepemimpinan.
Copyrights © 2025