Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa menggunakan pembelajaran Project Based Learning (PjBL) berbasis STEAM pada pembelajaran IPA di SMP Negeri 14 kota Bengkulu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Kota Bengkulu. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling dengan total sampling sebanyak 62 orang dari 3 kelas yang terdiri dari kelas VIII.1 berjumlah 32 siswa siswa dan V III.4 berjumlah 30 siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes essay untuk mengukur kemampuan berpikir kritis. Data dianalisis menggunakan uji ANAVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan kemampuan berpikir kritis menggunakan model pembelajaran PjBL berbasis STEAM. Pembelajaran PjBL berbasis STEAM lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dibandingkan dengan konvensional
Copyrights © 2023