Pandemi COVID-19 memberikan dampak besar terhadap berbagai sektor kehidupan, termasuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Salah satu UMKM yang terdampak namun mampu bertahan dan berkembang adalah Cikoko Collection, sebuah usaha yang bergerak di bidang produksi bean bag dan produk dekorasi rumah. Untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan efektivitas pemasaran digital, dilakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan dua fokus utama: pelatihan pembuatan konten digital marketing dan pengembangan aplikasi landing page sebagai media promosi. Kegiatan ini menggunakan pendekatan double-helix yang melibatkan kolaborasi antara perguruan tinggi dan pelaku usaha. Proses pengembangan aplikasi dilakukan dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluate). Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur dan observasi lapangan, yang kemudian digunakan sebagai dasar perancangan sistem. Aplikasi yang dibangun memuat berbagai fitur seperti manajemen produk, promo, transaksi, testimoni, serta pengaturan akun dan tampilan landing page. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan dan aplikasi yang dikembangkan dapat meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terhadap digital marketing serta memberikan solusi dalam mengatasi keterbatasan pemasaran melalui marketplace, seperti biaya admin dan potongan pajak. Aplikasi ini juga dirancang agar responsif di berbagai perangkat dan sistem operasi, serta mudah digunakan. Dengan adanya aplikasi ini, Cikoko Collection diharapkan dapat meningkatkan efektivitas promosi, memperluas pasar, dan memperkuat identitas merek secara digital.
Copyrights © 2025