Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat Kelurahan Rejosari, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, dalam pemasangan lubang resapan biopori sebagai upaya pengelolaan air dan sampah organik untuk mengurangi genangan banjir. Metode yang digunakan meliputi penggalian informasi kebutuhan masyarakat melalui observasi dan wawancara, pemberian edukasi teori dan praktik langsung pembuatan lubang serta pemasangan pipa biopori, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pemahaman awal masyarakat terhadap teknologi biopori masih rendah, namun setelah pelatihan terjadi peningkatan signifikan dalam pemahaman dan motivasi masyarakat untuk menerapkan biopori secara mandiri. Selain itu, masyarakat juga mulai menunjukkan optimisme dan kesadaran akan pentingnya kolaborasi dengan instansi pemerintah dan swasta guna mendukung keberlanjutan kegiatan tersebut. Pendampingan ini berkontribusi pada peningkatan kapasitas masyarakat dalam mengelola lingkungan secara partisipatif dan berkelanjutan, serta mendorong terciptanya lingkungan hidup lebih sehat dan bebas banjir. Kata Kunci : Lubang Resapan Biopori, Pengelolaan Air, Partisipasi Masyarakat
Copyrights © 2025