Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menanamkan nilai-nilai Islam wasathiyah kepada mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum (PTU). Kajian pustaka menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai Islam moderat dapat dilakukan melalui pembelajaran di kelas dan penguatan peran lembaga dakwah kampus sebagai mitra strategis mata kuliah PAI. Terdapat enam aspek utama yang perlu diperhatikan dalam pembelajaran PAI di PTU untuk mendukung moderasi beragama, yaitu: (1) Kurikulum yang mencakup materi Islam wasathiyah dan isu-isu kontemporer seperti toleransi, HAM, dan teologi inklusif; (2) Pendidik yang berperilaku moderat dan menjadi teladan; (3) Materi yang relevan dengan konteks keagamaan saat ini; (4) Metode dan media pembelajaran yang variatif, partisipatif, dan menarik bagi mahasiswa; (5) Evaluasi pembelajaran yang mengukur pemahaman dan sikap keagamaan moderat; dan (6) Kegiatan ekstrakurikuler, khususnya yang difasilitasi oleh lembaga dakwah kampus. Lembaga dakwah kampus berperan penting dalam mendukung pendidikan Islam berbasis wasathiyah. Dua aspek utama yang menentukan efektivitas peran ini adalah kapasitas mentor, yang harus memiliki pemahaman Islam moderat, serta program kerja yang disusun berbasis pada prinsip moderasi. Dengan sinergi antara pembelajaran formal dan kegiatan dakwah kampus, PAI di PTU dapat menjadi instrumen efektif dalam membentuk mahasiswa yang toleran, inklusif, dan berwawasan Islam wasathiyah.
Copyrights © 2025