Perkembangan paradigma akuntansi dari yang semula berfokus pada aspek keuangan semata, kini telah bergeser ke arah yang lebih holistik. Akuntansi sosial dan lingkungan menjadi alat krusial bagi perusahaan, pemerintah, dan organisasi untuk mengukur, melaporkan, dan mempertanggungjawabkan dampak aktivitas mereka terhadap masyarakat dan alam. Melalui buku ini, penulis berupaya menyajikan kerangka kerja komprehensif yang menggabungkan teori, regulasi, studi kasus, dan praktik terbaru dalam bidang akuntansi hijau (green accounting) dan akuntansi biru (blue accounting). Buku ini disusun menjadi empat bagian utama: Bagian I membahas konsep dasar, teori, prinsip, serta regulasi yang mendasari akuntansi sosial dan lingkungan. Bagian II mengulas green accounting, mulai dari pengukuran aset lingkungan, biaya restorasi, hingga integrasinya dengan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Bagian III fokus pada blue accounting yang menitikberatkan pengelolaan sumber daya kelautan dan perairan dalam konteks ekonomi biru. Bagian IV mengeksplorasi sinergi antara green dan blue accounting, serta tantangan dan peluang di masa depan.
Copyrights © 2025