Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan strategi digital marketing dilakukan oleh UMKM tradisional, khususnya Bakpia Pathok 25 sebagai salah satu ikon oleh-oleh khas Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi pustaka dan observasi. Bakpia Pathok 25 merupakan salah satu ikon kuliner khas Yogyakarta yang telah bertahan sejak 1948. Dengan proses produksi yang masih tradisional dan pemasaran dari mulut ke mulut, UMKM ini tetap mampu meraih omzet tinggi tanpa pemanfaatan media sosial. Artikel ini membahas potensi penerapan digital marketing untuk memperluas jangkauan pasar dan menjaga keberlanjutan usaha di era digital. Penerapan digital marketing dinilai dapat meningkatkan daya saing, loyalitas pelanggan, serta membantu adaptasi usaha di era transformasi digital. Dengan strategi yang tepat, Bakpia Pathok 25 dapat mempertahankan eksistensinya sekaligus meraih pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di tengah perubahan perilaku konsumen yang semakin digital.
Copyrights © 2025