Pondok Pesantren Al-Markaz yang terletak di Kabupaten Serang memiliki peluang besar untuk memanfaatkan sumber daya alam (SDA) dengan pendekatan kewirausahaan. Sebagai lembaga pendidikan yang berbasis agama, pesantren ini dapat mengolah SDA yang ada untuk mencapai kemandirian ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. Namun, pemanfaatan SDA yang optimal masih belum sepenuhnya terwujud, sehingga penting untuk melakukan penelitian lebih lanjut guna memahami potensi serta tantangan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi cara Pondok Pesantren Al-Markaz memanfaatkan SDA melalui konsep kewirausahaan dan mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh pada pengembangan ekonomi mandiri di pesantren tersebut. Untuk mencapai tujuan tersebut, metode penelitian kualitatif dengan studi kasus diterapkan. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi terkait pengelolaan SDA di pesantren. Temuan menunjukkan bahwa pesantren telah berhasil mengintegrasikan SDA, seperti lahan pertanian dan peternakan, dalam unit usaha yang dikelola oleh santri. Namun, masih ada tantangan dalam hal manajemen dan pendampingan usaha yang perlu diperbaiki. Dengan demikian, pengembangan SDA melalui kewirausahaan di Pondok Pesantren Al-Markaz memiliki potensi untuk meningkatkan kemandirian ekonomi, asalkan ada kerjasama dan peningkatan kapasitas manajerial bagi santri
Copyrights © 2024