Tunanetra merupakan individu yang indra penglihatannya (kedua-duanya) tidak berfungsi sebagai saluran penerima informasi dalam kegiatan sehari-hari seperti orang normal. Penyandang tunanetra mengalami berbagai permasalahan berkaitan dengan segi kehidupan manusia yang mempengaruhi kesejahteraan sosial bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat. Selain itu mereka juga kesulitan dalam mencari arah jalan dari satu tempat ke tempat lainnya. Sehingga banyak penyandang tunanetra lebih keras dalam menghafal jalan untuk menuju satu tempat ke tempat lainnya. Maka dari itu yang sudah dipaparkan pada penelitian ini akan dirancang sebuah rompi bantu tunanetra untuk membantu aktivitas penyandang tunanetra. Rompi bantu tunanetra dilengkapi dengan sensor ultrasonik dan berbasis arduino uno. Pengujian sistem yang dilakukan dihitung menggunakan pengujian Quality of Service (QoS) terdiri dari tiga parameter. Yang pertama, throughput yang diperoleh adalah byte/s digolongkan kedalam Kategori Sangat Jelek (Low) untuk penggunaan Sistem Alat Bantu Rompi Pintar bagi penyandang tunanetra. Selanjutnya, delay didapatkan nilai rata–rata sebesar digolongkan kedalam Kategori Sangat Bagus (Best) untuk Sistem Alat Bantu Rompi Pintar bagi penyandang tunanetra. Terakhir, jitter didapatkan nilai sebesar yang digolongkan kedalam Kategori Sangat Baik (Perfect) untuk Sistem Alat Bantu Rompi Pintar bagi penyandang tunanetra.
Copyrights © 2024