Pendidikan Agama Islam memiliki peranan penting dalam membentuk kepribadian, karakter, moral dan kesadaran spiritual peserta didik berdasarkan ajaran Islam. Di era globalisasi proses penanaman nilai-nilai spiritual menghadapi tantangan yang semakin berat. Banyak peserta didik mengalami kebingungan identitas, penurunan kesadaran beragama, serta melemahnya kualitas moral. Hal ini mencerminkan bahwa proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam belum sepenuhnya menyentuh aspek spiritual peserta didik yang paling dalam yaitu sisi batin dan rohaninya. Dalam praktiknya, sering kali terjadi keterputusan antara nilai-nilai agama yang diajarkan secara formal dengan penghayatan spiritual yang mendalam dan relevan dengan kehidupan sehari-hari serta kearifan lokal. Hal ini menyebabkan internalisasi nilai agama menjadi kurang efektif dan tidak membentuk karakter serta kesadaran spiritual yang kuat pada peserta didik. Sehingga pendekatan spiritual dapat menjembatani aspek pengetahuan, sikap, dan praktik keagamaan secara lebih menyeluruh dan mendalam. Pendekatan spiritual lebih menekankan pentingnya pengembangan aspek batiniah, seperti kecerdasan spiritual, pengendalian emosi, dan pembentukan karakter mulia melalui pembiasaan ibadah, pengelolaan emosi, serta penanaman nilai-nilai luhur, bagi peserta didik.
Copyrights © 2025