Penelitian ini mengeksplorasi penerapan cerita Alkitab dalam memperkuat karakter religius anak usia dini di Sekolah Minggu serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek anak usia 4–6 tahun, guru Sekolah Minggu, dan orang tua. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan bahwa penyampaian cerita Alkitab secara sistematis, kontekstual, dan interaktif mampu membentuk sikap religius seperti iman, kasih, dan ketaatan. Cerita Daniel di Gua Singa menanamkan nilai iman dan ketaatan kepada Tuhan, sedangkan Orang Samaria yang Baik Hati mengajarkan kasih, empati, dan kepedulian terhadap sesama. Keberhasilan didukung oleh pemilihan cerita yang sesuai perkembangan anak, alat peraga menarik, penyampaian ekspresif, serta keterlibatan orang tua. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi pendidik di PAUD dan Sekolah Minggu dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang mendukung penguatan karakter religius anak usia dini
Copyrights © 2025