Tujuan penelitian yaitu mengetahui efektifitas metode drill berbasis ranah kognitif terhadap pemahaman konsep dan mengetahui efektifitas metode drill berbasis ranah kognitif terhadap kemampuan pemecahan masalah pada materi kalkulus. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen dengan one-group pretest-posttest design. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan paired sample t-test dilanjutkan dengan analisis N-Gain yang dalam perhitungannya menggunakan progam SPSS v.26 for Windows. Hasil uji paired sample t-test data pemahaman konsep menunjukkan nilai signifikan (Sig.=0,000) kurang dari 0,05 maka ditolak artinya ada pengaruh penggunaan metode drill berbasis ranah kognitif terhadap pemahaman konsep. Selanjutnya hasil uji N-Gain diketahui rata-rata persentase N-Gain adalah 56,73% artinya metode drill berbasis ranah kognitif terhadap pemahaman konsep adalah cukup efektif. Hasil uji paired sample t-test data kemampuan pemecahan masalah menunjukkan nilai signifikan (Sig.=0,000) kurang dari 0,05 maka ditolak artinya ada pengaruh penggunaan metode drill berbasis ranah kognitif terhadap kemampuan pemecahan masalah. Hasil uji N-Gain diketahui rata-rata persentase N-Gain adalah 56,61% artinya metode drill berbasis ranah kognitif terhadap kemampuan pemecahan masalah adalah cukup efektif. Simpulan penelitian ini yaitu efektifitas metode drill berbasis ranah kognitif terhadap pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah pada kalkulus adalah cukup efektif.
Copyrights © 2025