Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya nilai moral siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Batipuh yang tercermin dari perilaku tidak sopan terhadap guru, kasus perundungan, dan tawuran antar pelajar. Kondisi ini menunjukkan lemahnya penanaman nilai moral di lingkungan sekolah, sehingga berdampak pada sikap siswa yang kurang santun dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran kesenian tradisional Randai dalam menanamkan nilai moral pada siswa. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan melalui empat tahap: pengumpulan data, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Randai tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media penyampaian pesan moral seperti sopan santun, kepedulian, kejujuran, dan tanggung jawab. Oleh karena itu, Randai berpotensi menjadi sarana efektif dalam membentuk karakter siswa melalui pembelajaran seni budaya.
Copyrights © 2025