Dalam penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana peran guru PPKn dalam mencegah sindrom FoMO melalui penguatan profil pelajar pancasila elemen bernalar kritis. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Metode penelitian kualitatif yakni metode yang berdasarkan filsafat postpositivisme, dipakai guna meneliti pada kondisi obyek alamiah. Research kualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi. Hasil research menjelaskan bahwasanya melalui penguatan profil pelajar Pancasila dapat mencegah terjadinya Sindrom FoMO. Penguatan Profil Pelajar Pancasila bagi Guru PPKn yakni konsep perencaan pembelajaran yang mengarah terhadap pembentukan nilai-nilai Pancasila. Kemudian memanfaatkan media sosial dan teknologi sebagai alat edukasi kepada siswa mengenai dampak negatif akan Sindrom FoMO dan bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat membantu mereka menghadapi permasalahan FoMO. Dengan memberikan penguatan profil pelajar Pancasila elemen bernlar kritis dalam setiap metode pembelajaran yang digunakan dapat memastikan bahwa siswa selalu diajak untuk berpikir mendalam dan kritis.
Copyrights © 2024