Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mathematical proficiency dalam pembelajaran graf euler. Oleh karena itu mathematical proficiency harus dikembangkan. Kenyataan dilapangan menunjukkan bahwa mathematical proficiency dalam matakuliah teori graf masih rendah. Sehingga diperlukan sebuah pendekatan pembelajaran yang dapat membantu mahasiswa dalam mengembangkan mathematical proficiency. Oleh karena itu, perlunya penerapan local instruction theory graf euler dengan pendekatan pembelajaran STEM. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas penerapan local instruction theory graf euler dengan pendekatan pembelajaran STEM dalam mengembangkan mathematical proficiency mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimental dengan desain one-shot case study. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa jurusan Tadris Matematika yang mengontrak matakuliah teori graf yang berjumlah 21 orang. Pemilihan sampel dilakukan secara total sampling, yaitu semua populasi dijadikan sampel. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan tes mathematical proficiency dengan instrumen berupa soal tes yang berbentuk uraian. Data dianalisis secara deskriptif kuantitiatif dengan menggunakan kriteria keefektivan secara klasikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata mathematical proficiency mahasiswa sebesar 75,09 dengan persentase 75,09%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan local instruction theory graf euler dengan pendekatan pembelajaran STEM efektif mengembangkan mathematical proficiency mahasiswa
Copyrights © 2025