Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan daun kelor (Moringa oleifera) terhadap kualitas organoleptik bakso yang dibuat dengan berbagai jenis daging. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan yaitu kontrol tanpa daging (P0), bakso daging sapi + daun kelor (P1), bakso daging kambing + daun kelor (P2), dan bakso daging ayam + daun kelor (P3). Parameter yang diamati meliputi warna, aroma, tekstur, dan rasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan daun kelor memberikan pengaruh nyata (P<0,01) terhadap aroma dan rasa bakso, namun tidak berpengaruh nyata terhadap warna dan tekstur. Bakso daging ayam dengan daun kelor (P3) menunjukkan penerimaan terbaik untuk parameter aroma dan rasa
Copyrights © 2025