Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika relasi kuasa berbasis gender dalam rumah tangga pekerja informal, khususnya dalam hal pembagian kerja, akses, dan kontrol terhadap sumber daya ekonomi keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dan kerangka Gender Analysis dari Model Harvard, studi ini dilakukan pada keluarga pelaku UMKM kantin Universitas Negeri Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat kerja sama dalam aktivitas produktif antara suami dan istri, ketimpangan tetap terjadi dalam pekerjaan domestik dan pengambilan keputusan strategis. Perempuan memiliki akses luas terhadap aktivitas ekonomi harian, tetapi otoritas terhadap sumber daya utama dan keputusan jangka panjang lebih banyak dikuasai oleh laki-laki. Temuan ini memperlihatkan bahwa peran ganda perempuan tidak serta-merta meningkatkan posisi tawar mereka dalam rumah tangga. Relasi kuasa ini diperkuat oleh norma budaya patriarkal yang menempatkan laki-laki sebagai pemegang otoritas utama dalam rumah tangga. Penelitian ini merekomendasikan perlunya intervensi struktural dan perubahan normatif untuk mendorong kesetaraan dalam pengelolaan sumber daya keluarga.
Copyrights © 2025