Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan di SD Negeri 103 Panyabungan serta implikasinya terhadap kualitas pembelajaran. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dengan kepala sekolah dan guru, observasi langsung, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan sarana dan prasarana dilakukan melalui perencanaan partisipatif, pengadaan berbasis prioritas kebutuhan, serta pemeliharaan yang melibatkan guru dan siswa secara kolektif. Meskipun masih terdapat keterbatasan dana dan tenaga teknis, kepala sekolah berinovasi dengan melibatkan partisipasi masyarakat melalui kegiatan gotong royong. Temuan menunjukkan bahwa strategi tersebut berdampak positif terhadap proses belajar mengajar, terutama dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan meningkatkan motivasi siswa. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan pelatihan manajemen aset sekolah dan pemanfaatan teknologi dalam pemeliharaan sarana pendidikan secara berkelanjutan
Copyrights © 2025