Studi ini meneliti kontribusi efikasi diri, kolaborasi tim, dan praktik berbagi pengetahuan terhadap kinerja profesional barista dalam industri kopi yang semakin kompetitif. Kemampuan seorang barista tidak hanya bergantung pada keterampilan teknis dalam meracik kopi, tetapi juga pada faktor psikologis dan sosial yang mendukung produktivitas dan inovasi. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei yang melibatkan 50 barista di Surabaya, hasil analisis regresi menunjukkan bahwa efikasi diri berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan diri dan kreativitas barista dalam bekerja. Kolaborasi tim meningkatkan efektivitas kerja dan inovasi layanan, sementara berbagi pengetahuan memainkan peran penting dalam penyebaran keterampilan dan strategi baru di tempat kerja. Temuan ini memberikan wawasan bagi pemilik kedai kopi dalam mengembangkan strategi untuk meningkatkan kinerja barista melalui pelatihan dan budaya kerja yang kolaboratif.
Copyrights © 2025