Model Problem Based Learning, yang didukung oleh media Powtoon digunakan dalam penelitian ini guna meningkatkan motivasi siswa untuk belajar. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus dengan dua pertemuan setiap siklusnya, perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi merupakan tahapan yang digunakan pada penelitian ini. Fokus penelitian terdiri dari 23 siswa kelas IV A SD Negeri 1 Kedungwuluh, yang terdiri atas 8 siswa perempuan dan 15 siswa laki-laki. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar motivasi siswa, lembar observasi kegiatan siswa dan guru, serta dokumentasi. Pada siklus pertama, tingkat aktivitas siswa yang diukur melalui lembar observasi mencapai 72,5% dan tergolong dalam kategori baik. Pada siklus kedua, presentase ini meningkat menjadi 83% dan masuk kategori baik sekali. Selain itu, peran guru dalam pembelajaran tercatat sebesar 77,5% (kategori baik) pada siklus pertama dan meningkat menjadi 88% (kategori baik sekali) pada siklus kedua. Kenaikan motivasi siswa dalam belajar juga terlihat dari hasil angket. Perolehan skor pada siklus awal adalah 68,30% (kategori sedang), sedangkan pada siklus kedua meningkat menjadi 77,34% (kategori tinggi) serta melampaui standar keberhasilan yang sudah ditentukan, yaitu 75%. Sebagai hasilnya, penelitian ini membuktikan bahwa model pembelajaran PBL dengan bantuan media Powtoon pada mata pelajaran IPAS dengan materi Keragaman Budaya dan Kearifan Lokal di kelas IV A SD Negeri 1 Kedungwuluh mampu meningkatkan motivasi belajar siswa.
Copyrights © 2025