Fase starter merupakan periode kritis bagi ayam broiler karena sangat rentan terhadap penyakit dan gangguan pertumbuhan. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi potensi penggunaan arang sebagai sumber pemanas alternatif pada fase starter broiler dan dampaknya terhadap performa broiler dalam sistem kandang semi closed house. Penelitian dilakukan dengan pendekatan eksperimen di kandang semi closed house. Data yang ambil meliputi data produksi broiler termasuk konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, feed conversion rasio, mortalitas, suhu dan kelembaban. Sedangkan analisis finansial meliputi biaya operasional, pendapatan dan penerimaan dalam satu periode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan arang dapat menjaga suhu lingkungan secara optimal untuk pertumbuhan broiler. Selain itu, penggunaan arang sebagai pemanas lebih ekonomis dibandingkan dengan pemanas berbahan gas. Analisis biaya menunjukkan bahwa biaya pengeluaran untuk pemanasan dapat berkurang secara signifikan dan memberikan keuntungan finansial bagi peternak. Secara keseluruhan, penggunaan arang sebagai sumber panas pada masa starter terbukti efisien secara teknis dan ekonomis, serta ramah lingkungan.
Copyrights © 2025