Angka kejadian stunting masih tinggi di Indonesia 27,67%, termasuk di Kota Banjarbaru. salah satu pencegahan terjadinya stunting dapat dilakukan dengan cara pendampingan keluarga oleh kader kesehatan pendamping ibu nifas sehingga diharapkan dengan adanya pendampingan maka keluarga dapat mencegah terjadinya stunting secara dini. Tim Pengabmas Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Banjarmasin memberkan edukasi interaktif kepada 15 kader kesehatan kelompok ppendamping ibu nifas dalam meningkatkan produksi ASI untuk mencegah terjadinya stunting di Puskesmas Cempaka, Kota Banjarbaru. Hasil dari pengabmas ini didapatkan bahwa pengetahuan kader meningkat. 85% kader menjawab tepat pada post test yang diberikan oleh Tim pengabmas. Harapannya dengan pemberian edukasi interaktif ini, kader kesehatan kelompok pendamping ibu nifas dapat mendampingi keluarga sehingga dapat mencegah terjadinya stunting secara dini.
Copyrights © 2025