Teori belajar behavioristik menekankan bahwa belajar merupakan perubahan perilaku yang dapat diamati dan diukur sebagai hasil interaksi antara stimulus dan respons. Teori ini berfokus pada hubungan antara rangsangan dari lingkungan dengan respon yang ditampilkan individu. Perubahan perilaku ini terjadi melalui mekanisme penguatan (reinforcement) dan hukuman, yang memengaruhi frekuensi dan intensitas respon yang ditunjukkan. Timulans tidak lain adalah lingkungan belajar anak, baik yang internal maupun eksternal yang menjadi penyebab belajar. Sedangkan respons adalah akibat atau dampak, berupa reaksi fisik terhadap stimulans. Setiap respons menimbulkan stimulus yang baru. Selanjutnya, stimulus baru ini akan menimbulkan respons lagi. Dengan demikian Belajar berarti penguatan ikatan, asosiasi, sifat dan kecenderungan perilaku S-R (stimulus-Respon).
Copyrights © 2025