Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh variabel kepuasan kerja dan budaya organisasi good manufacturing terhadap kinerja karyawan di PT XYZ, dengan komitmen organisasi sebagai variabel intervening. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan sampel berjumlah 90 karyawan dari populasi 115 orang. Metode analisis yang diterapkan adalah Partial Least Square (PLS) menggunakan software SmartPLS versi 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan Perusahaan XYZ di Tangerang. Namun, budaya perusahaan (good manufacturing) terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, kepuasan kerja juga mempengaruhi secara signifikan upaya organisasi di perusahaan tersebut. Meskipun demikian, upaya organisasi sendiri tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Dalam konteks upaya organisasi, kepuasan kerja juga tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan PT XYZ di Tangerang. Selanjutnya, budaya perusahaan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan melalui upaya organisasi di perusahaan tersebut.
Copyrights © 2025