Kesenjangan akses layanan kesehatan di wilayah pedesaan Indonesia, khususnya di daerah pembangunan pariwisata strategis seperti KEK Mandalika, menjadi tantangan serius. Di Desa Kuta, Lombok Tengah, keterbatasan fasilitas kesehatan spesialis seperti poli kandungan, mata, dan THT menyebabkan skrining dan diagnosis dini tidak optimal, yang berdampak pada peningkatan risiko kebutaan, gangguan pendengaran, serta kematian ibu dan bayi. Untuk menjawab permasalahan tersebut, Tim Bantuan Medis (TBM) Bumi Gora Fakultas Kedokteran Universitas Mataram melaksanakan kegiatan bakti sosial pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan ITDC Mandalika dan Puskesmas setempat. Kegiatan ini mencakup pemeriksaan kesehatan umum dan pelayanan poli spesialis, serta edukasi kesehatan kelautan. Sebanyak 100 peserta berpartisipasi, dengan rincian pemeriksaan meliputi poli umum, kandungan, mata, dan THT. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, serta kontribusi positif dari kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pendekatan Health in All Policies. Kegiatan ini juga memperkuat literasi kesehatan masyarakat dan menjadi model praktik pengabdian berbasis komunitas.
Copyrights © 2025