Pendidikan kesehatan adalah upaya dan kegiatan yang dilakukan oleh perawat sebagai salah satu bentuk implementasi keperawatan pada individu, keluarga dan masyarakat untuk meningkatkan kemampuan klien mencapai kesehatan yang optimal. Remaja putri yang mengalami menarche butuh proses penyesuaian diri dengan perubahan yang dialami sehingga menimbulkan respon berupa kebingungan, rasa cemas, sedih, stres, sampai dengan mudah marah dan emosional. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap kecemasan remaja putri menghadapi menarche di SMPN 3 Marang. Jenis penelitian yang digunakan adalah pra eksperimen. Metode penelitian Pre eksperimental design ini dilakukan pada sutu kelompok yaitu kelompok eksperimen yang mendapatkan perlakuan dengan menggunakan Contextual Teaching and Learning (CTL). Bentuk desain yang digunakan oleh peneliti yaitu One Group Pretest Post test. Populasi dalam penelitian adalah semua siswi kelas VII di SMPN 3 Marang Pangkep dengan jumlah 74 siswi, Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah sebagian dari populasi yang siap untuk diteliti sebanyak 22 responden yang diambil berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi. Uji analsisi pada penelitian ini menggunakan uji statistic paired T test. Hasil penelitian menunjukan adanya penurunan tingkat kecemasan yang dibuktikan dengan menurunnya presentase kecemasan siswi sebelum diberikan pendidikan dengan kecemasan sedang 54,5% dan setelah diberikan pendidikan menjadi tidak ada kecemasan 27,3% menghadapi menarche. Ada pengaruh yang signifikan antara kecemasan dengan sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan dengan nilai P value 0,000 < 0,05. Dari hasil penelitian ini disarankan peneliti selanjutnya untuk mengkaji lebih jauh hal-hal yang mempengaruhi tingkat kecemasan remaja menghadapi menarche dan melakukan pemberian edukasi secara rutin dan berkelanjutan.
Copyrights © 2024