Jurnal Perikanan dan Kelautan
Vol 15, No 1 (2025)

PERBANDINGAN STOK KARBON PADA VEGETASI MANGROVE ALAMI DAN HASIL REHABILITASI DI PROVINSI BANTEN

Susanto, Adi (Program Studi Ilmu Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)
Khalifa, Muta Ali (Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)
Munandar, Erik (Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)
Nurdin, Hery Sutrawan (Program Studi Ilmu Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)
Syafrie, Hendrawan (Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)
Hasanah, Afifah Nurazizatul (Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)
Supadminingsih, Fahresa Nugraheni (Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)
Irnawati, Ririn (Program Studi Ilmu Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)
Rahmawati, Ani (Program Studi Ilmu Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)
Meata, Bhatara Ayi (Unknown)
Putra, Achmad Noerkhaerin (Unknown)
Alansar, Toufik (Unknown)
Sulistyono, Bakti (Unknown)



Article Info

Publish Date
09 Jul 2025

Abstract

Rehabilitasi mangrove dilakukan dalam rangka mengembalikan jasa ekosistem mangrove yang hilang akibat dari kerusakan ekosistem. Salah satu jasa ekosistem yang dipulihkan adalah kemampuan vegetasi mangrove untuk menyerap karbon. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan stok karbon pada vegetasi mangrove alami dan hasil rehabilitasi di Provinsi Banten. Penelitian dilakukan pada 3 stasiun: Pertama Lontar sebagai stasiun pengamatan pada vegetasi mangrove hasil rehabilitasi; Kedua, Citeureup sebagai stasiun pengamatan vegetasi mangrove alami yang berada di muara sungai; Ketiga, Cigorondong sebagai stasiun pengamatan vegetasi mangrove alami sempadan pantai. Pengamatan dilakukan pada minimal 2 plot 10x10 m2 tiap stasiun, dengan parameter jenis mangrove dan lingkar batang yang dicatat menggunakan aplikasi MonMang 2.0. Hasil pengamatan pada ketiga stasiun ditemukan 7 spesies alami dan 1 spesies hasil rehabilitasi. Stok karbon tertinggi (129,89 – 177,08 ton/ha) ditemukan pada jenis mangrove Avicennia marina yang merupakan spesies alami dari stasiun Lontar dan Cigorondong. Sedangkan spesies rehabilitasi Rhizophora stylosa hanya terdapat stok karbon sebesar 20,38 ton/ha, nilai ini lebih kecil dari beberapa spesies alami lain. Hal ini dikarenakan biomassa tegakan mangrove jenis R. stylosa juga lebih kecil yang dipengaruhi oleh diameter batang yang kecil. Diameter batang yang kecil ini diduga karena pola penanaman yang terlalu rapat sehingga terjadi persaingan intraspesifik antar mangrove. Selain pengukuran stok karbon pada vegetasi, perlu juga dilakukan pengukuran stok pada kolam penyimpanan karbon lain.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jpk

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemistry Decision Sciences, Operations Research & Management Environmental Science

Description

JPK accommodate the result of research and review of fisheries and marine, with the focus and scope : 1. Management and Technology Aquaculture 2. Fisheries Resource Management 3. Fishery Products Processing 4. Fishing Technology and Management 5. Marine Technology and ...