Cerita rakyat Madura memiliki mitos tentang kehamilan yang tidak hanya sebagai fenomena biologis, tetapi juga sebagai simbol kekuatan kosmik dan spiritual. Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis makna kehamilan dalam perspektif masyarakat Madura dengan fokus pada simbolisme kosmik dan pengaruhnya terhadap legitimasi peran sosial. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan hermeneutika simbolik berdasarkan teori Paul Ricoeur. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, analisis teks cerita rakyat, dan wawancara mendalam dengan tokoh budaya serta pelaku tradisi lokal. Teknik analisis data menggunakan analisis hermeneutik dengan tiga tahapan, yakni prapemahaman, pemahaman, dan penafsiran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehamilan dalam cerita rakyat Madura tidak hanya dipandang sebagai proses biologis, melainkan sebagai simbol kekuatan gaib dan perubahan sosial, yang dapat membawa anugerah atau musibah yang bergantung pada konteks budaya dan mitologisnya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa mitos kehamilan dalam masyarakat Madura berfungsi sebagai alat untuk menginterpretasi pengalaman transenden, memberikan makna baru, dan menghubungkan individu dengan dimensi kosmik yang sering kali membawa perubahan signifikan bagi kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.
Copyrights © 2025