Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan tulangan dan sisa material (waste) dalam proyek konstruksi, khususnya pada pembangunan Gedung Pusat Latihan Kampus Labuhan Ratu UIN Raden Intan Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah perbandingan antara metode konvensional dan Aplikasi Cutting Optimization Pro (COP) untuk menghitung waste material. Data yang digunakan mencakup gambar kerja, detail penulangan kolom, dan data lapangan yang diperoleh dari supervisor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode konvensional menghasilkan waste level sebesar 19 persen dengan waste cost mencapai Rp. 22.197.928. Sedangkan enggunaan Aplikasi Cutting Optimization Pro (COP) berhasil menurunkan waste menjadi 7,72 persen, yang berarti penghematan sebesar 11,28 persen dalam penggunaan material. Penelitian ini menekankan pentingnya penggunaan teknologi dalam pengelolaan material untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya dalam proyek konstruksi. Saran untuk penelitian selanjutnya mencakup analisis lebih mendalam pada struktur lain dan penggunaan metode yang lebih detail untuk perhitungan yang lebih optimal.
Copyrights © 2025