Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konseling traumatik berbasis Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dalam mengurangi dampak psikologis kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) pada siswa sekolah menengah pertama (SMP). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen satu kelompok (pretest–posttest). Subjek penelitian terdiri atas 28 siswa SMPN 268 Jakarta Timur yang diketahui mengalami KDRT berdasarkan asesmen guru Bimbingan dan Konseling (BK) serta wawancara pendahuluan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket menggunakan kuesioner perilaku sebanyak 30 item yang telah divalidasi (r > 0,5) dan reliabel (α = 0,88). Hasil analisis menggunakan Paired Sample T-Test menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest (p = 0,000), dengan penurunan rata-rata skor trauma dari 87,32 menjadi 68,75. Hasil ini menunjukkan bahwa konseling berbasis CBT efektif dalam menurunkan gejala trauma pada siswa korban KDRT. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan layanan konseling berbasis bukti (evidence-based) di lingkungan sekolah, serta memperkuat urgensi pelatihan CBT bagi guru BK dalam menangani siswa dengan latar belakang trauma.
Copyrights © 2025