Permasalahan yang mendasar dalam pendidikan di Indonesia adalah rendahnya kualitas berfikir matematis dalam pemecahan masalah. Faktor yang mempengaruhi keberhasilan peserta didik dalam belajar diantaranya adalah faktor internal dalam diri peserta didik, salah satunya adalah gaya belajar. Kebanyakan kegagalan peserta didik dalam pembelajaran adalah karena kurang memahami pengelolaan gaya belajar yang dimilikinya. Oleh karena itu gaya belajar mempunyai peranan yang sangat penting dalam prestasi belajar. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik yang ditinjau dari gaya belajar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Peneliti menggunakan data kualitatif yang dideskripsikan untuk menghasilkan pendeskripsian secara rinci dan jelas mengenai kemampuan penyelesaian masalah matematika peserta didik yang dilihat dari gaya belajar visual, auditorial dan kinestetik. Teknik pengumpulan data menggunakan pemberian angket, tes dan wawancara, dan teknik validitas data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi waktu serta teknik analisis data menggunakan tahap reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peserta didik dengan kemampuan tinggi dengan gaya belajar visual memiliki kemampuan pemecahan masalah lebih baik daripada peserta didik dengan gaya belajar auditorial dan kinestetik, sedangkan pada kemampuan rendah peserta didik dengan gaya belajar auditorial memiliki kemampuan pemecahan masalah yang lebih baik daripada peserta didik yang memiliki gaya belajar visual dan kinestetik
Copyrights © 2021