Upaya guru pendidikan agama islam adalah usaha sadar dan terencana dalam menyiapkan peserta didik untuk mengenal, memiliki, menghayati, hingga mengimani, bertaqwa dan berakhlak mulia dalam mengamalkan ajaran islam dari sumber utamanya kitab suci Al-Qur’an dan Al-Hadits. Oleh karena itu, guru selalu dituntut untuk berupaya mengembangkan potensi-potensi yang dimiliki peserta didik agar peserta didik mengetahui potensi yang dimilikinya. Termasuk dalam pembentukan akhlak siswa, agar siswa dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Penelitian ini dilakukan di TPQ Al-Azam pekanbaru sebagai objek penelitian, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik di TPQ Al-Azam pekanbaru sangat heterogen latar belakangnya, ada yang sudah bisa membaca al-qur’an dan ada yang belum bisa sama sekali. Upaya yang dilakukan guru dalam pembentukan akhlak peserta didik antara lain: (1) Belajar membaca al-qur’an dan menghafal surat-surat pendek, (2) hafalan do’a sehari-hari, (3) praktek sholat, (4) Membiasakan mengucapkan salam ketika masuk dan keluar kelas, dan (5) menceritakan kisah-kisah teladan. Pembentukan akhlak yang dilakukan oleh TPQ Al-Azam dapat dikatakan berhasil, bisa lihat dari lulusannya. semua lulusan memiliki hafalan surat-surat pendek minimal 24 surat di juz 30 ditambah dengan hafalan do’a sehari-hari.
Copyrights © 2019