Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk, strategi dan menganalisis persamaan dan perbedaan pembinaan profesionalisme guru agama Islam di Indonesia dan Malaysia. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Penelitian ini menggunakan analisis data model Miles dan Huberman. Dengan tiga aktivitas dalam menganalisis data, yaitu data reduction (reduksi data), data display (penyajian data) dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian terdapat dua bentuk pembinaan bagi guru agama Islam sekolah menengah di Indonesia dan Malaysia yaitu pembinaan berbasis institusi dan pembinaan berbasis individu. Di Indonesia terdapat dua strategi pembinaan guru agama Islam sekolah menengah yaitu dalam bentuk pendidikan dan pelatihan serta non-pendidikan dan pelatihan. Sedangkan di Malaysia terdapat empat strategi yaitu kursus peningkatan profesionalisme guru, penyelidikan dan penulisan, pendidikan ke arah perkembangan kendiri serta perkembangan pendidikan terkini. Terdapat empat persamaan pembinaan di Indonesia dan Malaysia yaitu; persamaan bentuk pembinaan, terdapat badan penyelenggara kegiatan, kegiatan pembinaan, serta strategi pembinaan. Terdapat dua perbedaan yaitu; perbedaan kegiatan pembinaan, dan jumlah strategi.
Copyrights © 2019