Penelitian ini bertujuan untuk melihat eksistensi perempuan menjadi kepala daerah dan kinerjanya dalam dimensi ekonomi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan data daerah Kabupaten/Kota di Indonesia dari tahun 2015-2018. Data yang digunakan untuk melihat pola dimensi ekonomi menggunakan Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) dan Pengangguran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi perempuan dalam memimpin lembaga eksekutif secara rerata mampu meningkatkan performa ekonomi dari indikator PDRB; namun di sisi lain secara rerata belum dapat menyelesaikan masalah pengangguran
Copyrights © 2022