Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi peningkatan kompetensi guru dalam pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di SD Negeri 003 Osango, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara tidak terstruktur, observasi partisipatif, dan studi dokumen. Subjek penelitian melibatkan kepala sekolah dan guru sebagai informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi peningkatan kompetensi TIK guru dilakukan melalui dua pendekatan: (1) program internal sekolah seperti Program Pengembangan Potensi Guru (P3G) yang mencakup pelatihan dan pendampingan; (2) kolaborasi eksternal melalui diklat dan workshop. Faktor pendukung meliputi kesadaran guru akan pentingnya TIK, inisiatif belajar mandiri, dukungan kepala sekolah, serta ketersediaan sarana TIK meskipun terbatas. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa pendekatan holistik yang menggabungkan pelatihan terstruktur, dukungan institusi, dan motivasi intrinsik guru mampu mengatasi keterbatasan infrastruktur di daerah terpencil. Rekomendasi mencakup pengembangan modul pelatihan berbasis kebutuhan lokal dan peningkatan jejaring antar-sekolah.
Copyrights © 2025