Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar peserta didik pada materi Bioteknologi di SMA Negeri 1 Bayang. Model PBL merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan pada pemecahan masalah kontekstual untuk mendorong keterlibatan aktif dan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen semu (quasi experiment) dan desain posttest only control group. Sampel terdiri dari dua kelas yang dipilih secara acak, yaitu kelas Fase E1 sebagai kelas eksperimen dan Fase E2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar berupa soal pilihan ganda yang telah divalidasi secara logis dan empiris. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis dengan bantuan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal namun tidak homogen, sehingga uji hipotesis dilakukan menggunakan Mann-Whitney U Test. Hasil uji menunjukkan bahwa nilai signifikansi < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dapat disimpulkan bahwa model PBL berpengaruh signifikan dalam meningkatkan hasil belajar kognitif siswa, terutama dalam aspek fluency, flexibility, originality, dan elaboration. Model ini relevan untuk diterapkan dalam pembelajaran abad ke-21.
Copyrights © 2025