Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas permainan Pictionary sebagai strategi instruksional untuk meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Inggris pada siswa kelas VII. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan siswa dalam mengingat, memahami, dan menerapkan kosakata baru dalam konteks pembelajaran di kelas, yang sering kali menghambat kemampuan komunikasi dan pencapaian akademik mereka. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, retensi, dan kefasihan kosakata siswa melalui aktivitas pembelajaran berbasis permainan yang menarik. Pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) digunakan dalam dua siklus dan melibatkan 12 siswa kelas VII di MTS NU Sibuhuan. Setiap siklus mengikuti tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi untuk menjamin pelaksanaan yang terstruktur dan reflektif. Data dikumpulkan melalui tes tertulis berbasis kosakata, observasi kelas, dan catatan lapangan. Temuan dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif untuk mengevaluasi perkembangan dan pencapaian siswa dalam pembelajaran kosakata. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek kognitif (pengetahuan) dan psikomotorik (keterampilan). Pada siklus pertama, hanya 50% siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), sedangkan pada siklus kedua meningkat menjadi 83,33%. Temuan ini menunjukkan bahwa permainan Pictionary berhasil menciptakan suasana belajar yang lebih dinamis, interaktif, dan menyenangkan, serta secara signifikan mendorong perolehan dan penerapan kosakata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pictionary merupakan alat pedagogis yang efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata dalam pembelajaran bahasa Inggris. Penelitian ini juga merekomendasikan integrasi permainan edukatif berbasis visual dalam pembelajaran bahasa untuk meningkatkan keterlibatan, motivasi, dan hasil belajar siswa. Guru didorong untuk mengadopsi pendekatan kreatif dan berpusat pada siswa agar pembelajaran kosakata menjadi lebih bermakna dan efektif.
Copyrights © 2025