Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peluang dan tantangan yang dihadapi oleh pelaku UMKM di Kelurahan Kota Maksum 1, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan, dalam menyongsong Visi Indonesia Emas 2045. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan metode studi literatur dan observasi kontekstual. Kota Maksum memiliki luas wilayah ±3,74 km² dengan jumlah penduduk sekitar 31.200 jiwa yang didominasi oleh etnis Melayu dan Jawa, dengan mayoritas beragama Islam (±88%), Hindu (±4%), dan agama lainnya (±8%). Tingkat pendidikan didominasi lulusan SMP dan SMA, dengan status sosial mayoritas pekerja informal dan pelaku usaha mikro. UMKM di kawasan ini menunjukkan perkembangan signifikan di bidang kuliner, jasa, dan perdagangan. Hasil penelitian mengungkap bahwa tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan modal, rendahnya literasi digital, regulasi yang berubah-ubah, dan ketergantungan terhadap pasar lokal. Namun demikian, peluang besar terbuka melalui bonus demografi, digitalisasi bisnis, serta dukungan pemerintah melalui regulasi pro-UMKM dan akses fintech.
Copyrights © 2025