Program transmigrasi merupakan upaya strategis pemerintah dalam mengatasi ketimpangan kepadatan penduduk antar wilayah. Salah satu lokasi terbaru program ini adalah Nagari Padang Tarok di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, yang menjadi tempat tinggal bersama bagi masyarakat etnis Jawa dan Minangkabau. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi integrasi sosial yang dilakukan oleh kedua kelompok etnis tersebut dalam membentuk tatanan sosial baru di tengah masyarakat multikultural. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi sosial terjadi melalui dua bentuk adaptasi menurut teori John W. Bennett: adaptasi siasat dan adaptasi proses. Adaptasi siasat mencakup strategi bertahan hidup dan penyesuaian awal, sementara adaptasi proses melibatkan pembentukan norma kolektif dan kerja sama sosial lintas etnis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun terdapat perbedaan latar belakang budaya, masyarakat mampu membangun solidaritas sosial melalui interaksi berkelanjutan dan nilai gotong royong.
Copyrights © 2025