Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan siswa kelas XI SMAN 4 Kota Serang dalam bermain rekorder melalui model Direct Instruction pada pembelajaran seni budaya. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini meliputi kemampuan siswa memainkan rekorder dengan teknik meniup, pernapasan, dan penjarian yang benar. Hasil analisis data kualitatif dan kuantitatif menunjukkan bahwa model Direct Instruction efektif meningkatkan kemampuan siswa. Terlihat dari peningkatan aktivitas dan respons siswa selama pembelajaran, serta hasil tes akhir pada setiap siklus. Sebelum tindakan, 14 siswa (64%) belum mencapai KKM. Pada siklus I, jumlahnya menurun menjadi 9 siswa (40%), dan pada siklus II hanya tersisa 2 siswa (9%) yang belum tuntas. Ini menunjukkan peningkatan hasil akhir belajar sebesar 55%.
Copyrights © 2025