Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai kesulitan yang dihadapi oleh peserta didik kelas II. Penelitian ini dilakukan di SDN 177 Pekanbaru yang beralamat di Jl. Ikhwan, Simpang Tiga, Kec. Bukit Raya, Kota Pekanbaru . Penelitian ini dilaksanakan pada mulai bulan Febuari sampai Juni 2025. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus (Case Study). Penelitian ini dilaksanakan pada mulai bulan Febuari sampai Juni 2025. Penelitian ini berfokus pada wawancara dengan 7 narasumber yang bertindak sebagai informan yaitu 1 guru wali kelas II, kemudian 3 siswa kelas II dan 3 orang tua siswa kelas II. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan melalui wawancara, observasi, dan tes, ditemukan bahwa siswa kelas II mengalami kesulitan membaca permulaan yang mencakup tiga indikator utama. Pertama, kesulitan dalam mengenal huruf ditandai dengan ketidakmampuan membedakan huruf-huruf yang mirip secara visual maupun bunyi. Kedua, kesulitan memahami arti bacaan terlihat dari rendahnya pemahaman terhadap isi teks meskipun siswa mampu membaca secara teknis. Ketiga, kesulitan dalam mengeja huruf tercermin dari kelancaran membaca yang masih terbata-bata dan terputus-putus. Temuan ini menunjukkan pentingnya strategi pembelajaran yang terstruktur, interaktif, dan berkelanjutan baik di sekolah maupun di rumah.
Copyrights © 2025