Analisis ini bertujuan untuk menelusuri bagaimana mahasiswa Program Studi Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan tingkat akurasi hasil terjemahan dari tiga aplikasi penerjemah mesin, yaitu Instagram, Google Translate, dan ChatGPT, dalam menerjemahkan teks dari bahasa Prancis ke dalam bahasa Indonesia. Sumber data yang digunakan adalah beberapa postingan berbahasa Prancis dari akun Instagram @neo.mediafr. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis perbandingan berdasarkan teori akurasi terjemahan oleh Mildred L. Larson, yang mencakup kriteria keakuratan dalam terjemahan, dengan penekanan pada kesetiaan makna, kealamian bahasa, dan kejelasan pesan dalam hasil terjemahan. Melalui analisis per kata dan per kalimat, ditemukan bahwa ChatGPT cenderung menghasilkan terjemahan yang lebih akurat dan sesuai konteks, baik secara leksikal maupun struktural. Google Translate menunjukkan hasil yang cukup baik, namun masih terdapat kekakuan dan kesalahan makna pada beberapa bagian. Sementara itu, terjemahan otomatis dari Instagram sering kali mengalami distorsi makna dan tidak sesuai dengan konteks kalimat sumber. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian terjemahan, khususnya dalam menilai efektivitas penerjemahan berbasis teknologi.
Copyrights © 2025