Pembelajaran Bahasa Arab di madrasah sering kali mengalami kendala, baik dari sisi metode, motivasi siswa, maupun hasil belajar. Banyak siswa menganggap Bahasa Arab sebagai pelajaran yang sulit dan membosankan, karena pendekatan yang digunakan masih cenderung tradisional dan berpusat pada guru. Maka model pembelajaran berbasis proyek mendorong siswa untuk belajar melalui pengalaman langsung dengan menyelesaikan proyek nyata secara berkelompok. Dalam konteks pembelajaran Bahasa Arab, model ini dapat diterapkan dengan mengarahkan siswa untuk membuat produk atau karya tertentu, seperti video percakapan, poster kosa kata, drama pendek, atau laporan sederhana dalam Bahasa Arab. Penelitian ini bersifat studi Pustaka dengan analisis datanya melalui analisis isi dan analisis induktif. Hasil dari penelitian ini adalah model pembelajaran berbasis proyek dalam mata pelajaran Bahasa Arab dapat menjadi solusi strategis untuk meningkatkan keaktifan, motivasi, dan kompetensi berbahasa siswa secara nyata. PjBL mengubah pola belajar pasif menjadi aktif dan bermakna, mendorong siswa untuk terlibat dalam proses pembelajaran secara menyeluruh. Meskipun terdapat tantangan dalam penerapannya, dengan perencanaan yang baik dan komitmen dari guru, model ini sangat potensial untuk diterapkan secara luas di madrasah, khususnya tingkat Tsanawiyah. Pembelajaran berbasis proyek merupakan model yang relevan dan efektif untuk meningkatkan kemampuan menterjemah dalam mata pelajaran Bahasa Arab. Model ini menjadikan proses belajar lebih aktif, bermakna, dan menyenangkan. Implementasi yang tepat dapat mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya mampu memahami teks Arab secara akurat, tetapi juga mampu menyampaikannya kembali secara komunikatif dan relevan dengan konteks kekinian.
Copyrights © 2025