Penyakit tidak menular (PTM) dikenal sebagai penyakit kronis yang tidak menular dari orang ke orang. Penyakit tidak menular ini memiliki durasi yang lama dan umumnya berkembang secara perlahan. PTM atau biasa disebut dengan penyakit degeneratif yang merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat karena tingginya angka kesakitan dan kematian secara global, merupakan jenis penyakit yang tidak dapat ditularkan oleh penderitanya kepada orang lain dan sulit dikendalikan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan program PTM di Kota Cilegon dan mengetahui hambatan-hambatan yang terjadi dalam pelaksanaan program penyakit tidak menular. Sampel dalam penelitian ini adalah 9 Puskesmas dan Dinas Kesehatan yang terdiri dari kepala Puskesmas, petugas PTM puskesmas, kader, pasien PTM, dan petugas PTM dari Dinas Kesehatan Kota Cilegon. Pelaksanaan program penyakit tidak menular telah berjalan dengan baik. Dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala antara lain faktor cuaca yang kurang mendukung akibat hujan, pembagian tugas dan fungsi yang masih belum tepat, terbatasnya alokasi dana kegiatan program penyakit tidak menular, dan perlunya dukungan peraturan walikota terkait program penyakit tidak menular. Puskesmas mengajukan usulan pendanaan kepada Dinas Kesehatan untuk program penyakit tidak menular dan Dinas Kesehatan melakukan pendekatan kepada pemerintah daerah untuk mendukung peraturan terkait pelaksanaan program penyakit tidak menular.
Copyrights © 2025