Fenomena degradasi moral pada generasi muda menegaskan urgensi pendidikan karakter yang berbasis nilai-nilai spiritual. Al-Qur’an sebagai pedoman utama dalam Islam memuat nilai-nilai luhur seperti kejujuran (shidq), tanggung jawab (amanah), kasih sayang (rahmah), dan sopan santun (adab) yang sangat relevan dalam pembentukan karakter anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam pendidikan karakter anak di Dusun Muara Nikum, Desa Rambah Hilir Tengah, Kabupaten Rokan Hulu. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Qur’ani melalui pembiasaan, keteladanan, dan partisipasi aktif orang tua mampu membentuk perilaku anak yang jujur, bertanggung jawab, dan santun. Temuan ini relevan dengan teori pendidikan karakter Thomas Lickona dan diperkuat oleh penelitian terdahulu yang menekankan pentingnya sinergi antara rumah, sekolah, dan lembaga keagamaan. Dengan demikian, pendidikan karakter berbasis Al-Qur’an terbukti menjadi fondasi efektif dalam membangun generasi yang berakhlak mulia dan berdaya saing di era modern
Copyrights © 2025