Penelitian ini bertujuan meningkatkan tanggung jawab belajar siswa kelas XI SMA Negeri X melalui layanan bimbingan klasikal dengan pendekatan Problem Based Learning (PBL) dan Experiential Learning. Penelitian dilakukan dalam dua siklus menggunakan model PTK Kemmis dan McTaggart. Subjek penelitian sebanyak 33 siswa yang dipilih berdasarkan asesmen awal. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan, dari 39% siswa yang tuntas di Siklus 1 menjadi 100% di Siklus 2. Pendekatan PBL yang dikombinasikan dengan refleksi diri, penyusunan jadwal belajar, dan coaching terbukti efektif membentuk kebiasaan belajar mandiri dan meningkatkan tanggung jawab siswa. Model ini dapat dijadikan strategi intervensi dalam pengembangan karakter belajar siswa.
Copyrights © 2025