Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam bentuk-bentuk komunikasi verbal dan nonverbal guru dalam proses pembelajaran di Pesantren Yayasan Islamic Center, serta bagaimana bentuk komunikasi tersebut bertransformasi di era digital. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan dari observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap aktivitas pembelajaran di kelas dan platform digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi verbal guru masih dominan digunakan melalui ceramah, tanya jawab, dan diskusi. Sementara itu, komunikasi nonverbal seperti ekspresi wajah, intonasi suara, gestur, dan kontak mata juga memiliki peran penting dalam memperkuat pesan pembelajaran. Di era digital, guru harus mampu mengadaptasi komunikasi tersebut dalam ruang virtual seperti Zoom dan WhatsApp dengan menyesuaikan gaya komunikasi, mengatur intonasi suara, mimik wajah melalui kamera, serta memberikan umpan balik secara visual dan verbal. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pembelajaran di pesantren sangat dipengaruhi oleh kemampuan guru dalam mengelola komunikasi secara efektif, baik secara langsung maupun digital.
Copyrights © 2025