Masa remaja merupakan suatu fase perkembangan yang dinamis baik secara fisik maupun psikis. Remaja perlu mengenal tubuhnya termasuk tentang organ reproduksi dan perubahan-perubahan fisik serta psikologis yang terjadi dalam rentang usianya. Masalah reproduksi yang paling sering ditemukan pada remaja putri adalah sindrom premenstruasi. Premenstrual syndrome (PMS) atau sindrom premenstruasi adalah gejala-gejala yang dialami perempuan sebelum memasuki masa menstruasi. PMS dan Gangguan Disforik Premenstruasi (PMDD) telah menjadi kondisi kesehatan mental yang secara bermakna mengganggu fungsi keseharian perempuan dalam usia reproduktif. PMS dan PMDD telah menjadi kondisi kesehatan mental yang secara bermakna mengganggu fungsi keseharian perempuan dalam usia reproduktif. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang PMS dan PMDD kepada remaja putri usia 12-18 tahun dengan memberikan pre-test, memberikan edukasi, lalu memberikan post-test. Selain itu dilakukan skrining pada populasi remaja putri di Desa Ciangsana, Bogor. Hasil kegiatan PKM ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dasar mengenai PMS beragam sesuai dengan usia dan terdapat peningkatan pengetahuan pasca dilakukan penyuluhan. Edukasi mengenai PMS dan PMDD diharapkan memberikan pengaruh yang baik untuk mengenali, melakukan pencegahan, dan membentuk perilaku positif agar dapat menurunkan prevalensi PMDD pada remaja putri
Copyrights © 2025