Perdarahan postpartum merupakan salah satu penyebab utama kematian ibu di Indonesia. Faktor usia ibu saat melahirkan dipercaya turut berperan dalam meningkatkan risiko terjadinya komplikasi obstetri, termasuk perdarahan postpartum. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia ibu bersalin dengan kejadian perdarahan postpartum di RSUD Lembang tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif retrospektif. Data diperoleh dari rekam medis ibu bersalin tahun 2024, dengan total 65 ibu yang memiliki data lengkap mengenai usia dan status perdarahan postpartum. Uji Chi-Square digunakan untuk mengetahui hubungan antarvariabel. Hasil: Perdarahan postpartum terjadi pada semua kelompok usia, dengan proporsi tertinggi pada kelompok usia 35 tahun (52,94%). Namun demikian, hasil analisis statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia ibu dan kejadian perdarahan postpartum (p = 1.000). Simpulan: Meskipun secara statistik tidak signifikan, temuan menunjukkan kecenderungan risiko perdarahan postpartum lebih tinggi pada kelompok usia 20 dan 35 tahun. Oleh karena itu, kelompok usia berisiko tetap perlu mendapat perhatian khusus dalam pelayanan antenatal dan perencanaan persalinan.
Copyrights © 2025