Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor usia ibu sebagai determinan perdarahan postpartum di RSUD Lembang tahun 2025 Indriani, Tasya Dwi; Karlina, Intan; Nuraeni, Enjeh Latipah; Purwanti, Putri Dewi; Siti Masitoh, Hilmi Yanti; Putri, Salsabilla Konita; Fadilah, Riska Puteri; Avissina, Maulida Al; Anggraeni, Meylinda Dewi; Hamzah, Nazma Raine; Nurhasanah, Nurhasanah; Susanti, Ai Nely; Az-Zahra, Chinta Salma
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 9, No 1 (2025): Juni
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32536/jrki.v9i1.337

Abstract

Perdarahan postpartum merupakan salah satu penyebab utama kematian ibu di Indonesia. Faktor usia ibu saat melahirkan dipercaya turut berperan dalam meningkatkan risiko terjadinya komplikasi obstetri, termasuk perdarahan postpartum. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia ibu bersalin dengan kejadian perdarahan postpartum di RSUD Lembang tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif retrospektif. Data diperoleh dari rekam medis ibu bersalin tahun 2024, dengan total 65 ibu yang memiliki data lengkap mengenai usia dan status perdarahan postpartum. Uji Chi-Square digunakan untuk mengetahui hubungan antarvariabel. Hasil: Perdarahan postpartum terjadi pada semua kelompok usia, dengan proporsi tertinggi pada kelompok usia 35 tahun (52,94%). Namun demikian, hasil analisis statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia ibu dan kejadian perdarahan postpartum (p = 1.000). Simpulan: Meskipun secara statistik tidak signifikan, temuan menunjukkan kecenderungan risiko perdarahan postpartum lebih tinggi pada kelompok usia 20 dan 35 tahun. Oleh karena itu, kelompok usia berisiko tetap perlu mendapat perhatian khusus dalam pelayanan antenatal dan perencanaan persalinan.
Edukasi Bijak Kontrasepsi untuk Membangun Perencanaan Keluarga yang Efektif di Kampung Ciburial Cibogo Lembang Mulyani, Irma; Karlina, Intan; Rahmawati, Silvi; Azizah, Sri Rahayu Nur; Azzahrah, Ahlam; Nurhaliza, Salma; Julianti, Cucu; Anggraini, Meylinda Dewi; Hamzah, Nazma Raine; Nurhasanah, Nurhasanah; Rezitania, Tiara; Susanti, Ai Nely; Sobari, Akmi Siti Aden
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i4.1203

Abstract

Pertumbuhan penduduk Indonesia terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, mencapai 281,6 juta jiwa pada tahun 2024. Kondisi ini menuntut penguatan program Keluarga Berencana (KB) untuk mengendalikan angka kelahiran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, rendahnya pemahaman wanita usia subur (WUS) mengenai metode kontrasepsi masih menjadi tantangan, termasuk adanya mitos serta informasi keliru yang beredar di masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan WUS di Kampung Ciburial Desa Cibogo, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, mengenai jenis, manfaat, dan efek samping kontrasepsi agar mampu memilih metode yang tepat sesuai kebutuhan. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, diskusi, dan tanya jawab dengan media powerpoint dan leaflet. Kegiatan dilaksanakan pada 18 November 2025 dengan jumlah peserta 30 orang. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya antusiasme peserta serta peningkatan pemahaman mengenai penggunaan kontrasepsi, ditunjukkan dengan banyaknya pertanyaan terkait manfaat, kontraindikasi, dan efek samping kontrasepsi. Peserta mampu memahami pentingnya pemilihan kontrasepsi yang sesuai kondisi kesehatan untuk meminimalkan risiko efek samping. Kegiatan ini diharapkan menjadi dasar penguatan edukasi berkelanjutan guna mendukung peningkatan partisipasi WUS dalam program KB serta mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, dan terencana.